Santri Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman Gelar Kegiatan Fathul Kutub untuk Memperdalam Khazanah Keilmuan Islam

Dalam upaya memperkuat tradisi keilmuan pesantren dan meningkatkan kemampuan santri dalam memahami kitab-kitab klasik (kutub at-turats), Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman Bogor menyelenggarakan kegiatan Fathul Kutub. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan pesantren yang bertujuan membekali santri dengan kemampuan membaca, memahami, serta mengkaji kitab kuning secara sistematis di bawah bimbingan para asatidz.

Kegiatan Fathul Kutub dilaksanakan selama enam hari, mulai Sabtu, 27 Juni hingga Kamis, 2 Juli 2026, dengan pembagian materi sesuai bidang keilmuan yang dipelajari. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman dengan suasana belajar yang kondusif dan penuh semangat.

Pada Sabtu dan Minggu, 27–28 Juni 2026 pukul 08.00–12.00 WIB, kajian dipandu oleh Ustadz Sambas dengan pembahasan Kitab Imrithi dan Kitab Jurumiyah. Kedua kitab tersebut merupakan rujukan dasar dalam ilmu nahwu yang menjadi pondasi penting bagi santri untuk memahami struktur bahasa Arab dan membaca kitab kuning tanpa harakat.

Selanjutnya, pada Senin dan Selasa, 29–30 Juni 2026 pukul 08.00–12.00 WIB, kajian dilanjutkan oleh Ustadz Asror yang membahas Kitab Safinah dan Kitab Taqrib. Melalui kajian ini, para santri memperdalam pemahaman mengenai fikih ibadah dan hukum-hukum dasar dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu mengamalkan ajaran Islam sesuai tuntunan syariat.

Rangkaian kegiatan ditutup pada Rabu dan Kamis, 1–2 Juli 2026 pukul 08.00–10.00 WIB, dengan materi yang disampaikan oleh Ustadz Tizan. Pada sesi ini, santri mempelajari Kitab Aqidah sebagai penguatan keimanan serta Kitab Ta’lim Muta’allim, sebuah kitab yang mengajarkan adab dalam menuntut ilmu, menghormati guru, serta membangun akhlak seorang penuntut ilmu.

Selama kegiatan berlangsung, para santri mengikuti kajian dengan penuh antusias. Selain mendengarkan penjelasan materi, mereka juga aktif berdiskusi, mengkaji isi kitab, serta memperdalam pemahaman terhadap berbagai persoalan yang dibahas. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan santri, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan terbiasa merujuk langsung kepada literatur klasik yang menjadi warisan para ulama.

Melalui program Fathul Kutub, Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman terus berkomitmen melestarikan tradisi keilmuan pesantren sekaligus mencetak generasi santri yang kokoh dalam aqidah, mendalam dalam ilmu syariat, serta berakhlakul karimah. Diharapkan, ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para santri untuk terus belajar, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *