Di Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman, menuntut ilmu bukan hanya terbatas pada kajian kitab dan pembelajaran akademik, tetapi juga mencakup pembinaan fisik, mental, dan spiritual. Salah satu bentuk pembinaan tersebut adalah melalui ekstrakurikuler wajib Tapak Suci yang diikuti oleh seluruh santri.
Tapak Suci adalah salah satu aliran pencak silat yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan telah menjadi warisan budaya bangsa. Di pondok, Tapak Suci tidak dipandang sekadar olahraga bela diri, tetapi sebagai sarana untuk:
- Menguatkan fisik – Santri dilatih untuk memiliki stamina, kekuatan otot, dan kelincahan. Latihan rutin membuat tubuh sehat dan bugar.
- Membentuk mental tangguh – Bela diri mengajarkan keberanian, ketegasan, dan kemampuan mengendalikan diri dalam situasi apapun.
- Menanamkan disiplin – Jadwal latihan yang teratur melatih santri untuk tepat waktu, patuh terhadap instruksi pelatih, dan konsisten berlatih.
- Menjaga akhlak dan sportivitas – Tapak Suci menekankan sikap rendah hati, menghormati guru, sesama santri, bahkan lawan dalam pertandingan.
Latihan Tapak Suci diadakan secara rutin setiap pekan dengan bimbingan pelatih yang berpengalaman dan bersertifikat. Setiap sesi dimulai dengan doa, pemanasan, latihan teknik, hingga simulasi bela diri. Gerakan-gerakan yang diajarkan selalu disertai penjelasan nilai moral dan adab, agar santri memahami bahwa kekuatan fisik harus diiringi dengan akhlak mulia.
Rasulullah ﷺ bersabda:
المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف، وفي كل خير
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada keduanya ada kebaikan.”
(HR. Muslim)
Dengan mengikuti Tapak Suci, para santri bukan hanya siap secara keilmuan, tetapi juga memiliki tubuh yang sehat, mental yang kokoh, dan jiwa yang siap membela diri, keluarga, dan agama ketika dibutuhkan.
Tapak Suci menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Terpadu Fathurrohman mendidik santri secara utuh: cerdas dalam ilmu, tangguh dalam fisik, dan mulia dalam akhlak.



